Assalamualaikum..

Kamis, 21 April 2011

Konsep Redoks Pengikatan dan Pelepasan Oksigen

REDOKS 1 (KONSEP OKSIGEN)

Konsep Reaksi Oksidasi

Salah satu reaksi kimia yang terpenting adalah reaksi oksidasi-reduksi. Reaksi ini tidak dapat dibahas satu per satu, sebab keduanya tidak dapat dipisahkan. Jika terjadi reaksi oksidasi selalu disertai reaksi reduksi. Pada mulanya, kira-kira pada abad ke-19, ahli kimia meninjau reaksi redoks hanya dari konsep reaksi dengan oksigen. Kini konsep reaksi redoks mengalami
perkembangan yaitu ditinjau dari pengikatan dan pelepasan elektron serta perubahan bilangan oksidasi.

1. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Berdasarkan
Penggabungan dan Pelepasan Oksigen
Sejak dulu para ahli mengamati bahwa dalam reaksi kimia, jika suatu zat menerima oksigen, zat itu dikatakan mengalami oksidasi, reaksinya disebut reaksi oksidasi. Jika zat melepaskan oksigen, zat itu mengalami reduksi, reaksinya disebut reaksi reduksi. Pengertian oksidasi dan reduksi dapat dijelaskan dengan contoh-contoh reaksi berikut.

Contoh:

a. Magnesium terbakar dalam oksigen sesuai dengan persamaan reaksi:
2 Mg(s) + O2(g) �� �� 2 MgO(s)
Magnesium mengikat oksigen berarti magnesium mengalami oksidasi.
b. Reaksi antara logam seng dan tembaga(II) oksida dengan persamaan reaksi:
Zn(s) + CuO(aq) �� �� ZnO(aq) + Cu(s)
Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen dan seng mengikat oksigen, berarti
tembaga(II) oksida mengalami reduksi, seng mengalami oksidasi. Seng disebut
zat pereduksi atau reduktor, sedangkan tembaga(II) oksida adalah zat
pengoksidasi atau oksidator.

Reaksi antara tembaga(II) oksida dan hidrogen dengan persamaan reaksi:
CuO(s) +H2(g) �� �� Cu(s) + H2O(l)
Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen maka CuO mengalami reduksi.
Hidrogen mengikat oksigen dari tembaga(II) oksida, hidrogen mengalami
oksidasi.

Reaksi oksidasi dan reduksi terjadi bersamaan. Misalnya pada reaksi CuO(s)
dan H2(g). CuO mengoksidasi H2 berarti mengalami reduksi, disebut oksidator. H2
mereduksi CuO berarti mengalami oksidasi, disebut reduktor. Persamaan reaksinya
ditulis:

CuO(s) + H2(g) �� �� Cu(s) + H2O(l)
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut.
Oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen.
Reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen.


Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi atau zat yang mengoksidasi
zat lain.

Reduktor adalah zat yang mengalami oksidasi atau zat yang mereduksi zat
lain. 

http://www.susilochem04.co.cc/2011_01_01_archive.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Share it !!!